Pianokid ® SmartBoy

Music Analyze

TIPS BAND INDIE – Want to be the Rising Star

Mendirikan band indie adalah suatu pekerjaan yang gampang-gampang susah, perlu menyamakan visi dan misi masing-masing personil serta menyatukan idealis bermusik dalam satu genre musik band. Berikut adalah tips-tips biar band kalian sukses dan ‘be the rising star’.

TIPS 1 – Memilih Manager yang Tepat

Sebuah band jelas membutuhkan seorang manager. Fungsinya bukan untuk gaya-gayaan, tetapi sebagai mitra kerja band untuk mencapai sesuatu yang mereka inginkan. Seorang manager adalah sosok yang mampu mengatur urusan band di luar proses kreatif. Tugasnya banyak, mulai mengatur jadwal latihan, mengatur keperluan band tiap kali manggung, menyiapkan strategi branding band, melakukan deal dengan pihak lain, dan masih banyak lainnya. Melihat tugas yang beraneka ragam, sosok manager sebaiknya memang tidak dipegang satu orang. Lantas, bagaimanakah memilih manager yang tepat? Berikut ini ada beberapa tips yang bisa dicoba …

  1. Manager haruslah sosok yang mengenal musik kita dengan baik. Dengan mengenal produk, manager bisa memikirkan banyak strategi untuk mengembangkan produknya.
  2. Manager haruslah sosok yang disegani oleh seluruh personil. Dengan begitu, manager bisa menjadi penengah setiap ada perselisihan. Saran-sarannya juga bakal selalu didengar karena wibawanya cukup besar di mata seluruh personil.
  3. Manager haruslah sosok yang cerdik dan mampu menghasilkan ide-ide gemilang yang out of the box
  4. Manager harus memiliki kemampuan berbisnis di jalur musik. Setidaknya tahu sedikit tentang sound system, kontrak dan berbagai masalah lain di industri musik. Tidak harus expert, tapi mempunyai basic yang cukup.
  5. Manager harus memiliki kemampuan berkomunikasi tinggi, karena dialah wakil band yang berhubungan dengan klien untuk berbagai urusan, mulai dari legal sampai bisnis.

Macam-macam manager:

  • Band Manager
    Manager yang berperan aktif mengatur kegiatan anak band. mulai dari image band, pengaturan jadwal, hingga pengurusan kontrak dengan berbagai pihak.
  • Business Manager
    Manager yang mengurusi pengembangan bisnis sebuah band. Dialah yang bertanggung jawab atas masalah marchandising, pengadaan fans club, penjualan brand band, sampai promosi
  • Road Manager
    Manager yang bertanggung jawab mengurus segala keperluan band yang berhubungan dengan panggung, mengurus keberadaan alat-alat dan mengkoordinir crew.

TIPS 2 – Bikin Lagu yang Seru

  1. Sebelum membuat lagu, coba dengarkan musik sebanyak-banyaknya. Dengan begitu, kita akan memiliki banyak referensi untuk modal membuat lagu sendiri.
  2. Coba jujur dalam berkarya. Bikinlah lagu yang sesuai dengan selera, karena saat membuat lagu yang memang kita sukai, biasanya ide akan lebih cepat mengalir.
  3. Jangan malu untuk mengacu pada karya yang ada, bukan berarti kita plagiator, toh mengacu tidak sama dengan menjiplak. Hanya mempermudah untuk memulai, sampai kita menemukan gaya menulis lagu kita sendiri.
  4. Jangan membuat lagu yang berat. Coba buat lagu yang gampang dinyanyikan dan gampang dimainkan, biar lebih banyak orang yang bisa menerima lagu kita.
  5. Perhatikan lirik. Nggak bisa dipungkiri kalau lirik mempunyai kekuatan tersendiri dalam sebuah lagu. Lirik yang bertemakan cinta memang sangat menjual, tapi harus disesuaikan juga dengan warna musik. Cobalah membuat lirik yang simpel namun menarik. Boleh juga dengan lirik-lirik yang sedikit ‘nakal’, dengan lirik nakal itu mungkin masyarakat bisa gampang mengingat dan ujung-ujungnya lagu kita menjadi populer.
  6. Jangan sekali-sekali lagu bagus itu sebagai lagu yang dipenuhi dengan instrumen. Cuma dengan guitar-pun lagu bisa terdengar bagus. Ingat, bagus bukan berarti rame, juga bukan juga kaya bunyi dan aransemen.
  7. Jangan takut mendengar kritikan pada lagu kita. Kritikan itu justru bisa dijadikan modal untuk membuat lagu bagus di masa mendatang.

TIPS 3 – Bikin Demo yang Menarik

  1. Pilih lagu yang dinilai bisa menggambarkan karakter dan image band, karena karakter dan image band sangat penting dimata perusahaan rekaman.
  2. Coba bikin aransemen yang sederhana namun memikat. Jangan terlalu ‘wah’ dan berteknologi tinggi, karena hanya akan menutupi keindahan alami lagu.
  3. Pastikan ada satu bagian dari keseluruhan badan lagu yang menarik dan membuat orang jatuh hati, entah itu intro, verse, reef maupun interlude nya.
  4. Rekamlah lagu dengan layak. Tidak perlu mencari studio rekaman yang mahal. Tidak perlu juga merekam dengan sistem track, it’s okay merekam live, dengan catatan hasilnya rapi dan tidak mengganggu syaraf pendengaran.
  5. Jangan lupa sertakan lirik, karena lirik dinilai cukup tinggi oleh tim Artist & Repertoire (A&R) yang mendengarkan demo kita.

Biar perjalanan demo makin mulus

  • Siapkan packaging yang menarik. Dengan packaging yang catchy dan menarik, bisa membuat A&R tertarik mengambil dan mendengarkan demo kita.
  • Sertakan foto, biodata, kontak dan segala hal yang berhubungan dengan informasi band kita. Maksudnya agar A&R nggak kerepotan cari tau info soal band kita kalau ternyata mereka tertarik dengan musik yang kita buat.

TIPS 4 – Mendekati Promotor

Harus diakui, seluruh band di Indonesia hidup dari panggung, tapi bagaimana mendapat pemasukan dari jalur ini kalau kita tidak bisa mendekati promotor? Berikut tips nya:

  1. Coba cari list promotor atau EO sebanyak mungkin di kota asalmu. Langsung kirimkan demo atau album dengan kemasan terbaik pada mereka, dan jangan lupa dilengkapi dengan biodata dan foto.
  2. Seru juga kalau dilengkapi dengan rekaman aksi panggung berupa VCD maupun DVD. Tentunya yang kualitasnya gak jelek-jelek amat.
  3. Coba undang promotor ke event dimana band kita ikut serta sebagai performer, biar mereka bisa mendapatkan lebih banyak gambaran soal band kita.
  4. Kalau sudah dapat promotor buat konser kecil, rajin-rajinlah ikut festival. Percaya deh, banyak promotor yang mencari performer lewat jalur ini.
  5. Kalau dapat tawaran, jangan lantas pasang harga tinggi. Coba tempatkan band kita pada step yang sepantasnya. Ingat, pengalaman manggung membawa kita menjadi band yang lebih baik di masa depan.
  6. Jangan grogi saat ditonton promotor, cuek saja. Toh, bukan hanya mereka yang akan memberi pekerjaan pada kita.
  7. Jangan terlalu menjilat. Meski banyak yang suka dijilat, tapi ada waktunya mereka ingin melihat kita bersikap tulus.

TIPS 5 – Membuka Jalur Distribusi

Kalau memang tertarik menjual musik, kita harus mencoba membuka jalur distribusi, biar album yang kita produksi makin meluas wilayah jualnya. Berikut tips seru guna membuka jalur distribusi:

  1. Bikin perencanaan penjualan secara mendetail, mulai dari jumlah album yang dijual , jumlah dana yang tersedia untuk distribusi, sampai luasnya area yang jadi target penjualan. Dengan begitu, kita bisa lebih fokus memaksimalkan penyebaran album.
  2. Kalau jumlah dana untuk distribusi sedikit, ada baiknya melakukan distribusi sendiri. Modalnya cuma sedikit bensin, tenaga, semangat dan kemauan aja kok. Langsung aja datangi distro terdekat, atau boleh juga datang langsung ke toko kaset yang ada di kota kamu. Lakukan nego soal pembagian keuntungan di sana. Sekedar catatan, sebelum nyamperin distro atau toko kaset, yakinkan kalau pendengar jenis musik kita bakal datang ke tempat itu, kalau ternyata jarang, ya percuma, album kita bakal cuma jadi pajangan doang.
  3. Kalau punya uang lebih dan ingin distribusi yang lebih besar, langsung saja cari info seputar perusahaan distribusi di kota kita. Coba datangi satu-satu dan lakukan negosiasi. Jangan terpukau dengan angka yang murah, jangan juga sewot dengan jumlah yang besar. Lihat dulu perencanaan distribusi yang mereka buat, karena efektivitas penjualan jelas tergantung pada perencanaan.
  4. Begitu album kita terdistribusikan, jangan lantas senang, pekerjaan belum usai, kita masih harus mengecek ke titik pendistribusian guna mengetahui kinerja rekan usaha kita. Selain itu, juga rajin-rajin melihat laporan keuangan, biar kalau ada masalah bisa cepat terselesaikan.
  5. Dari akar katanya, distribusi adalah menyebarkan sebuah produk ke banyak tempat, artinya meski album kita sudah berada dimana-mana, tetap saja dibutuhkan kegiatan lain guna menarik pembeli. Makanya, selain dilakukan distribusi, penjualan album juga amat tergantung pada promosi yang kita lakukan.

Semoga bermanfaat ….. ^^

Sumber: booklet Amild Wanted 2009

Advertisements

PENDIDIKAN MUSIK

Mengapresiasi Nilai yang Terkandung dalam Pendidikan Musik

Musik adalah penyeimbang antara indera manusia dengan interaksi yang terlibat di dalamnya, itulah sebabnya pengaruh musik sangat besar bagi banyak orang, sebagai sumber inspirasi, sumber hiburan, menenangkan pikiran, dan sebagainya. Tujuan utama dari pendidikan musik adalah untuk menstimulasi kecerdasan estetis dengan diperkenalkan berbagai macam style bermain musik dan pemahamannya. Musik dapat meningkatkan kemampuan berpikir seseorang dalam membandingkan dan membedakan sesuatu, menyelesaikan masalah, menganalisa, menciptakan sesuatu dan mengevaluasinya.

  • Musik sebagai seni, musik mencakup semua unsur-unsur seni seperti warna, tekstur, dan komposisi musik
  • Musik sebagai budaya, musik mendefinisikan identitas budaya di seluruh dunia.
  • Musik sebagai sejarah, musik dapat menjadi acuan untuk mengetahui hubungan antara budaya masa lalu dan masa sekarang.
  • Musik sebagai matematik, musik mempunyai nilai matematis, seperti perhitungan pembacaan note dan tempo.
  • Musik sebagai gerak, musik memungkinkan seseorang untuk mengekspresikan musik melalui gerakan. Secara tidak sadar ada bagian tubuh kita yang bergerak saat mendengarkan musik, kemudian dengan ekspresi dan organisasi gerak yang baik, dapat tercipta suatu tarian yang indah.

Standar Pendidikan Musik Internasional

  1. Bernyayi. Baik solo atau berkelompok, dengan berbagai jenis musik.
  2. Bermain alat musik. Baik solo ataupun berkelompok dengan berbagai jenis musik.
  3. Improvisasi melodi, menambahkan variasi-variasi, dan sebagai pengiring.
  4. Menciptakan dan aransemen musik sesuai aturan.
  5. Membaca dan menulis notasi musik.
  6. Mendengarkan, menganalisis dan mendeskripsikan musik
  7. Mengevaluasi musik dalam pertunjukan musik
  8. Memahami hubungan antara musik dengan seni yang lain dan disiplin ilmu lain diluar musik.
  9. Memahami musik dalam kaitannya dengan sejarah dan budaya.

(sumber: National Standards for Arts Education 1994 oleh Music Educators National Conference (MENC), Robert Fulton Drive, Reston, VA 20191)

 

The Orff Schulwerk Process

Komponis Jerman, Carl-Orff, mengembangkan pendekatan pendidikan musik yang  diakui secara internasional, yaitu pendidikan musik dengan menggabungkan gerakan, bernyanyi, berbicara, mendengarkan dan memainkan instrumen musik. Orf Schulwerk adalah pendekatan yang mencakup semua aspek dari ekspresi musik. Belajar musik secara aktif dimana meniru dan ekplorasi guna mengasah dan memperkaya kemampuan improvisasi dalam bermusik. Artikulasi, lagu, gerakan dan instrumen adalah sarana yang digunakan untuk mengajarkan ritme (rhythm), melodi, susunan nada, harmoni dan timbre. Hal tersebut atas bersifat mendasar dan setiap anak harus bisa merasakan, membuat ritme dan melodi sebelum diminta untuk menulis dan membaca notasi musik. Hal ini sama dengan seorang anak harus bisa berbicara sebelum mereka bisa membaca dan menulis, mereka harus memiliki kepekaan terhadap musik sebelum pengetahuan teknis musik diperkenalkan. Orff percaya bahwa semua anak memiliki kemampuan internalisasi dan mengembangkan model konsep berdasarkan pengalaman. “pengalaman dulu, baru kemudian pemantapan”. Oleh karena itu pendidikan bermusik harus dilakukan sedini mungkin dengan cara mengasah dan mengarahkan bakat alami anak.

 

Musik Mencerdaskan Anak

Para peneliti telah menemukan bahwa anak yang menjalani pendidikan musik menunjukkan perkembangan otak yang berbeda dengan anak tanpa pendidikan musik. Kemampuan memori meningkat selama setahun. Dr. Laurel Trainor, Professor psikologi dari Neuroscience and Behavior, McMaster University,  mengatakan bahwa “Jika anak yang menjalani pendidikan musik selama setahun mampu mengembangkan musik yang didengarnya, itu sudah biasa. Yang paling mengejutkan adalah anak dengan pendidikan musik selama setahun memiliki kemampuan memori lebih yang berkorelasi dengan kemampuan non-musik, seperti: membaca, verbal, pengolahan visiospatial, matematika dan IQ. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan musik berpengaruh terhadap bagaimana otak mendapatkan rangsangan untuk fungsi kognitif umum yang berhubungan dengan daya ingat dan ketelitian”.  (Dr Laurel Trainor, Professor of Psychology, Neuroscience and Behavior at McMaster University)

 

10 Manfaat Pendidikan Musik Bagi Anak

  1. Pada tahun 1997, dilakukan penelitian terhadap anak-anak sekolah dasar yang terdaftar dalam kelas seni. Dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara meningkatnya nilai ujian matematika dan lamanya waktu yang diluangkan untuk mengikuti kelas seni. Artinya semakin lama anak belajar seni, semakin terasah juga kemampuan matematisnya. (Arts Exposure and Class Performance,” Phi Delta Kappan, October, 1998)
  2. Sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 2000, mengungkapkan bahwa siswa dengan pendidikan musik memiliki kemampuan untuk melakukan ritme kompleks dan memiliki kemampuan untuk mengkoreksi lebih cepat dan akurat dalam akademis maupun kehidupan sehari-hari. (Center for Timing, Coordination, and Motor Skills, 2000)
  3. Sebuah studi yang dilakukan selama 10 tahun menunjukkan bahwa anak dengan pendidikan musik mampu mencapai nilai ujian lebih tinggi dibandingkan dengan anak tanpa pendidikan musik, tanpa memandang latar belakang sosial-ekonomi mereka. (Dr. James Catterall, UCLA)
  4. Dalam sebuah penelitian yang mengukur tentang pengaruh pendidikan musik, siswa kelas 1 SD dengan  pendidikan musik mampu mencapai nilai tertinggi dalam tes kreatifitas, dibandingkan dengan kelompok siswa 2 tingkat diatasnya tanpa pendidikan musik. (K.L. Wolff, The Effects of General Music Education on the Academic Achievement, Perceptual-Motor Development, Creative Thinking, and School Attendance of First-Grade Children, 1992)
  5. Dalam sebuah studi tentang pengaruh guru musik terhadap siswa Afrika-Amerika, ditemukan bahwa 36% siswa minoritas menganggap guru musik lebih berperan dalam pendidikan, dibandingkan dengan guru Bahasa Inggris, guru matematika dan guru pendidikan jasmani. (Music Teachers as Role Models for African-American Students,” Journal of Research in Music Education, 1993)
  6. Pada tahun 1991, sebuah penelitian dilakukan untuk mengukur efek pendidikan musik siswa dalam meraih prestasi. Dapat disimpulkan bahwa siswa dengan pendidikan musik memiliki kemampuan presepsi yang baik terhadap akademisnya, minat belajar tinggi dan berhasil meraih prestasi gemilang, dibandingkan dengan siswa tanpa pendidikan musik. (Pamela Aschbacher and Joan Herman, The Humanitas Program Evaluation, 1991)
  7. Dalam sebuah penelitian tentang pengaruh pendidikan musik pada keterampilan membaca, satu kelompok siswa SD diberikan pelatihan musik sementara kelompok lain diberikan pelatihan diskusi. Setelah 6 bulan para siswa dengan pelatihan musik mengalami peningkatan yang signifikan dalam nilai tes keterampilan membaca, sedangkan kelompok lain menunjukkan tidak ada perubahan. (Sheila Douglas and Peter Willatts, Journal of Research in Reading, 1994)
  8. Siswa yang memiliki keterampilan ritmik memilik kemampuan yang bagus dalam perencanaan, penataan, dan mengkoordinasikan tindakan dalam kehidupan sehari-hari. (Cassily Column,” TCAMS Professional Resource Center, 2000)
  9. Pada tahun 1999, Columbia University melakukan studi tentang pengaruh pendidikan musik dalam perilaku siswa, menunjukkan bahwa siswa dengan pendidikan musik lebih kooperatif dengan para guru dan teman-teman mereka, lebih percaya diri, dan lebih mampu mengekspresikan ide-ide mereka, tanpa memperdulikan tingkat sosial-ekonomi mereka. (The Arts Education Partnership, 1999)
  10. Dalam studi serupa yang dipublikasikan dalam Newsweek Magazine, hasil penelitian menunjukkan bahwa di tahun-tahun awal pertumbuhan, syaraf-syaraf masih sedang dalam proses menghubungkan satu sama lain. Fase ini sangat tepat bila mulai menggali dan menanamkan potensi yang ada dalam diri anak. “Sirkuit otak orang dewasa dan anak berbeda dari waktu ke waktu, oleh karena itu diusia-usia tertentu adalah masa emas mengembangkan potensi diri. Berikan anak anda pengalaman-pengalaman yang mereka butuhkan disaat yang tepat dan buat segalanya sebaik mungkin”. (Newsweek Magazine)

Fair-kah Menang Talent Show dari Vote Penonton ?

American Idol     Dewasa ini banyak station TV, khususnya di Indonesia sering menayangkan event talent show seperti : Indonesian Idol (RCTI), AFI (Indosiar), Idola Cilik (RCTI), American Idol (ex. Global TV). Saya sangat senang karena selain sebagai tontonan yang up to date juga semakin menunjukkan bahwa orang-orang Indonesia mempunyai talent yang baik dan tak mau kalah dengan orang-orang barat. Saya rasa penonton cukup antusias terhadap kebanyakan acara talent show yang ditayangkan televisi, hal ini dibuktikan dengan banyaknya commercial break dalam acara tersebut dan juga banyak diantaranya adalah menggunakan vote SMS.

      Memang, keberhasilan sebuah acara tergantung dari antusias masyarakat, dengan kata lain ditunjukkan dari banyaknya commercial break, banyaknya peserta vote SMS, dll.

 

 

Indonesian Idol

Saya kurang setuju diadakannya vote SMS sebagai penentu dalam menang atau kalahnya kontestan dalam telent show karena :

1.  Tidak semua orang peserta vote SMS yang mengerti tentang musik, mungkin hanya beberapa orang saja yang benar-benar mengerti musik. Sehingga sebagian peserta vote memilih idolanya berdasarkan atas cantik atau tampan-nya peserta. Mereka ingin melihat idolanya tampil lagi di episode mendatang, bukan karena mereka sangat kompeten di bidangnya. Sehingga pemenang dari talent show tersebut tak ayal hanya modal tampang, bukan benar-benar ahli dalam bernyanyi.

2.  Untuk apa didatangkan para juri (yang tentunya sudah kompeten di bidangnya). Apakah mereka cuma sekedar sebagai komentator, sehingga komentar mereka dapat mempengaruhi penilaian para voter di rumah?

 

Idola Cilik

Pembelaan dari masalah ini :

1.  Vote SMS juga sangat penting bagi terselanggaranya acara, karena pembagian pendapatan dari hasil vote SMS adalah 50 : 50 untuk penyelenggara acara dan pemegang provider telepon selular.

2.  Vote SMS sebagai acuan, apakah masyarakat suka dengan kontestan. Karena sebagai idola pemirsa, kontestan akhirnya juga kembali ke masyarakat. Artinya apalah arti sebuah idola bila lagu mereka tidak bisa diterima masyarakat, ujung-ujungnya album mereka tidak laku.

 

 

Konklusi dari masalah ini :

1.  Para juri yang kompeten sebagai penentu kemenangan dari peserta talent show, dan vote SMS digunakan sebagai penentu peserta favorit pilihan pemirsa, karena event-event ini juga merupakan competition event. Jadi, pemenangnya bukan hanya modal tampang, tapi memang benar-benar terbaik di-antara para competitor lain.

2.  Bila setiap episodenya diadakan eliminasi, tetap para jurilah yang menentukan siapa yang harus ter-eliminasi. Apabila peserta yang diputuskan juri aka ter-eliminasi tetapi memiliki vote paling tinggi, maka juri harus mengambil kebijakan dengan meng-eliminasi peserta lain yang dianggap kurang, dengan nilai vote SMS yang rendah.


HOW IMPORTANT of STAGE POSITION to PRODUCE BALANCED SOUND

Stage position is one of more important things for musician’s best performance on the stage. Not only for performance support, but also producing balance sound. Balanced sound on stage makes mixed output sound better. The musicians enjoy for playing, they feel what they have mostly do for each equipment.

TOTO

Toto is a band with unique music genre. They are combining

some music elements, such as : pop, rock, soul, funk,

progressive rock, R&B, and jazz, making them appeal to a variety

of musicians and non-musician listeners. They mostly played

progressive rock with both romantic and jazz touching.

see the illustration below

Simon Phillips (drum position, right back side) mixed his sound with Leland Sklar (bass, right front side) as a main chord determinant and produce low sound. Tony Spinner (guitar, front right side) is a chord executor which produce by bass, and Steve Lukather (vocals/guitar, front center) job are sing, play lead guitar, and chord executor too. He is the front man in the band. Greg Phillinganes (keyboards, left back side) is filling person who fill an empty sound which Luke and Tony do. He is the second front man in this band and play lead keyboard too. The last Bobby Kimball (vocals, front center) job just sing with fully responsibility of all played music.

Toto’s music style is some jazz touch in every song. The sound must be intact on harmonic way. It means that drum and bass have to played in the same way beside guitar and keyboard play chord and sang by vocalist.

DREAM THEATER

The third generation of Progressive Rock

after Toto and Rush. Playing pure Progressive

Rock with Metal touch. The characteristics are

complex and solid melody with less vocals.

Some listener disturbed by long instrument

section, fast melody, and repeated tone, in

particular songs just instrumental. To solve the

problem, Dream Theater has interesting way to

create the best sound on the stage. They want

flatten player position to make merged flatten

sound.

 

 

 

 

 

 

 

see the illustration below

 

 

Mike Portnoy (drum & percussion, center back side) controlling all musical movement on the band. He is band front man. Jordan Rudess (keyboards, left back side) as a mid-high sound must be balanced with John Myung’s mid-low sound (bass, front left side), John Petrucci (guitar, front right side) is both rhythmic and lead person who produce low-mid-high sound from his guitar. James LaBrie (vocals, center front side) singing with fully responsibility of played music.

DT’s music style is some progressive rock with metal material touch, Instrumentfully, and more speed tone. The sound produce must be flat on stage with some loud lead session. The balancer of low-mid-high located in left and right side with drum control.

See, how important they are. For performance supporter and balance sound. Watch their all live video, you’ll saw the same stage postion in every live.

Take Care,